news
Salah satu pelajaran seni di SMA Tarakanita 2 adalah seni musik. Tentu, selain mengembangkan kognitif siswa, sekolah juga berupaya mengembangkan psikomotorik mereka dengan melatih keterampilan bermusik. Selain di kelas, para siswa yang memiliki minat pada musik juga berlatih setelah pelajaran usai. Hal tersebut dapat dilihat pada hari jumat sepulang sekolah, beberapa siswa berlatih dengan alat musik seperti biola dan cello. Mereka yang berlatih adalah kelas X dan XI. Meskipun sekolah usai dan suasana terasa sepi, mereka berlatih dengan semangat dan kompak. Salah satu siswa mengatakan latihan musik selain untuk menyalurkan hobi dan kemampuan yang dimiliki, juga dilakukan untuk mempersiapkan persembahan pada saat perpisahan kelas XII pada bulan Juni nanti. Sangat menyenangkan SMA Tarakanita 2 menjadi wadah para siswa mengembangkan kognitif serta bakat mereka! (Ssl)
Ada yang berbeda dengan salah satu kantin di SMA Tarakanita 2. Pada kantin ini dapat ditemukan beberapa makanan seperti permen, roti-roti, makanan ringan namun tidak ada penjualnya. Para siswa menyebutnya ‘kantin kejujuran’. Mengapa disebut demikian? Sebab para siswa meletakkan uang mereka sendiri sesuai harga barang yang mereka beli di kotak yang disediakan. Dengan begitu, anak-anak dilatih sikap kejujurannya. Sikap jujur sangat diperlukan pada masa sekarang ini utamanya untuk generasi muda. Melalui ‘kantin kejujuran’, SMA Tarakanita 2 memberikan kesempatan anak-anak dalam melatih dan membiasakan untuk selalu bersikap jujur di mana, kapan, dan kepada siapa saja. Sebab dengan bersikap jujur akan membangun pribadi yang berbudi luhur. (Ssl)
Tradisi unik setiap pagi di SMA Tarakanita 2 adalah adanya beberapa siswa berbaris dan guru di depan pintu masuk untuk menyambut para siswa dan guru yang datang. Hal pertama yang dilakukan ketika bertemu adalah memberikan senyuman. Senyuman bisa mencairkan suasana dari yang belum akrab menjadi terasa akrab satu sama lain. Setelah senyum, memberikan sapaan kepada seseorang yang ditemui entah itu adik kelas, kakak kelas, guru, maupun karyawan SMA Tarakanita 2. Selanjutnya, mengucapkan salam dan berjabat tangan sebagai bentuk pemberian semangat menjalani aktivitas selanjutnya. Hal tersebut cenderung sederhana, namun sangat bermakna. Sebab rasa nyaman, ceria, dan bahagia dapat ditemukan mulai dengan senyum, sapa, dan salam. Silakan mencoba!
Setiap awal bulan, SMA Tarakanita 2 selalu mengadakan misa bersama siswa, guru, dan karyawan di gereja Stella Maris Pluit. Begitu pula pada awal bulan Februari 2017 ini, misa diadakan tepatnya pada hari kamis tanggal 2 Februari 2017. Pada waktu itu, para siswa, guru, dan karyawan Tarakanita 2 berjalan bersama menuju gereja untuk mengikuti misa. Suasana akrab dan kebersamaan begitu terasa. Misa tersebut dipimpin oleh Romo Jimmy Tubeleka Pr. Hampir separuh tempat duduk di gereja dipenuhi siswa kelas X, XI, dan XII. Para siswa mengikuti dengan tertib dan tenang saat mengikuti misa.